Postingan

Menampilkan postingan dengan label الكوثر

Entri yang Diunggulkan

99. Az-Zalzalah 1 - 8 (Guncangan)

99. Az-Zalzalah 1 - 8 (Guncangan)
اِذَا زُلْزِلَتِ الْاَرْضُ زِلْزَالَهَاۙ Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, Dalam ayat ini, Allah mengungkapkan bahwa bumi bergeletar dan berguncang sedahsyat-dahsyatnya, sebagaimana diterangkan firman Allah dalam ayat lain:Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sungguh, guncangan (hari) Kiamat itu adalah suatu (kejadian) yang sangat besar. (al-hajj/22: 1)Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya. (al-Waqi'ah/56: 4).Keterangan ini menunjukkan tentang dahsyatnya keadaan ketika itu. Hal itu dimaksudkan untuk menarik perhatian orang-orang kafir agar memikirkan dan merenungkannya. Seakan-akan dikatakan kepada mereka bahwa apabila bumi sebagai benda padat bisa bergeletar dengan dahsyat pada hari itu, maka mengapa mereka sendiri tidak mau sadar dari kelalaian dengan meninggalkan kekafirannya. وَاَخْرَجَتِ الْاَرْضُ اَثْقَالَهَاۙ dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, Dalam ayat ini, Allah menyatakan bahwa pada hari te...

108. Al-Kautsar 1 - 3 (Pemberian Yang Banyak)

108. Al-Kautsar 1 - 3 (Pemberian Yang Banyak)
اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Dalam ayat ini, Allah menerangkan bahwa Dia telah memberi Nabi Muhammad nikmat dan anugerah yang tidak dapat dihitung banyaknya dan tidak dapat dinilai tinggi mutunya, walaupun (orang musyrik) memandang hina dan tidak menghargai pemberian itu disebabkan kekurangan akal dan pengertian mereka. Pemberian itu berupa kenabian, agama yang benar, petunjuk-petunjuk dan jalan yang lurus yang membawa kepada kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.  Orang-orang musyrik di Mekah dan orang-orang munafik di Medinah mencemoohkan dan mencaci-maki Nabi saw sebagai berikut: 1.Pengikut-pengikut Muhammad saw terdiri dari orang-orang biasa yang tidak mempunyai kedudukan. Kalau agama yang dibawanya itu benar, tentu yang menjadi pengikut-pengikutnya orang-orang mulia yang berkedudukan di antara mereka. Ucapan ini bukanlah suatu keanehan, karena kaum Nuh juga dahulu kala telah menyatakan yang demikian kep...